Film Red Cobex Ga Lucu-lucu Amat

Resensi film Red CobexBagaimana pendapat saya tentang film Red Cobex? Ga lucu-lucu amat malah cenderung membosankan. Film yang dibintangi oleh Tika Panggabean, Sarah Sechan, Indy Barends, Cut Mini, Lukman Sardi, Aida Nurmala, Revalina S Temat, Irfan Hakim, Shanty, Joe P Project, Niniek L. Karim, Sellen Fernandez dan Edo Kondologit ini memang memiliki pesan moral yang bagus yaitu tentang hidup berbudaya dengan mengedepankan Bhinneka Tunggal Ika. Namun, sayangnya tidak dikemas dengan begitu bagus.

resensi film red cobex

Film Red Cobex ini bercerita tentang lima ibu-ibu preman yang diketuai oleh Tika Panggabean dari Ambon. Pada suatu saat, mereka beserta anak ketua mereka Lukman Sardi masuk penjara. Nah, pada saat masa tahanan si anak ketua preman sudah habis, ya keluarlah ia dari penjara. Awalnya si Lukman tidak betah hidup dengan cara yang baik seperti bayar makan dan bayar angkot, ia terpengaruh oleh gaya hidup sebelumnya yang premanisme yaitu suka merampas begitu saja. Ia pun berubah ketika bertemu Revalina S Temat karena naksir. Film ini berakhir dengan acara lamaran si Lukman kepada Revalina.

Saya tadi siang menonton ini dengan jadwal tayang Studio 2 jam 13.00 di Cineplex 21, Plaza Ambarukmo, Yogyakarta. Dari awal sebenarnya saya cukup curiga dikarenakan setting dan musik dalam film tersebut tidak meyakinkan – soalnya saya suka nonton film dan seringkali dikecewakan oleh banyaaaaaaaaaaaaaaaakkk film. Jadi, saya sudah tahu betul mana film yang benar-benar bagus atau jelek dari awal mulainya film. Menulis resensi ini saja saya malas-malasan, memang karena saat menonton film saya mengantuk dan beberapa kali lama memejamkan mata.

Ya sudahlah karena pesan moralnya bagus saya beri nilai 58 dari nilai maksimum 100.

1
Leave a Reply

avatar
1 Comment threads
0 Thread replies
0 Followers
 
Most reacted comment
Hottest comment thread
1 Comment authors
hanako Recent comment authors
  Subscribe  
newest oldest most voted
Notify of
hanako
Guest
hanako

untung waktu itu koko sama kakak ga jadi nonton di Cilegon , wkwkwk…
Filmnya emang ga meyakinkan