Peta Mal Galeria Jogjakarta

Galeria Mall atau Mal Galeria Jogjakarta adalah salah satu mal yang paling sering saya kunjungi. Saya suka makan nasi uduk soto betawi di Subha foodcourt nya. Harganya Rp20.000 tapi enak hehe. Saya seolah-olah sudah khatam lokasi di sini, tapi tidak dengan Anda. Asseekkkk bahasa gue. Oleh karena itu, perlulah saya memberikan peta mal galeria jogjakarta untuk dipelajari sebagai berikut.

Continue reading “Peta Mal Galeria Jogjakarta”

Menu HokBen Delivery 2014

Lapar? Mau makan yang sedikit berasa makanan Jepangnya? Bisa aja sih makan ke HokBen yang dulunya Hoka-hoka Bento. Tapi, kalau hujan malas becek gak ada ojek bisa mati kedinginan di dalam kamar. Sebaiknya pesan HokBen Delivery aja deh. Berikut ini adalah menu HokBen yang bisa kamu pakai untuk delivery service.

Continue reading “Menu HokBen Delivery 2014”

Cubic Kitchen & Bar Demangan Jogjakarta

logo cubic jogjaCubic Kitchen & Bar atau biasa disebut Cubic oleh anak nongkrong Jogja adalah sebuah tempat yang saya sebut lounge. Alamatnya di Jalan Demangan Baru no. 4 Yogyakarta. Belum ada satu tahun tempat ini berdiri, tetapi sudah begitu ramai dan dikenal oleh khalayak, terutama khalayak party goers.

Berdasarkan pengalaman ngamen di situ, jadwal tutup Cubic ini paling lama adalah jam 2 pagi. Tapi, kalau jam bukanya saya gak tahu karena saya bukan penunggu situ.

Continue reading “Cubic Kitchen & Bar Demangan Jogjakarta”

Nonton Dracula Untold di Empire XXI Jogja

Dracula Untold. Yoi banget judulnya, kalau diterjemahin ke bahasa Indonesia bisa jadi artinya adalah Drakula Yang Belum Dibilangin atau Drakula Yang Ga Diceritain. Too idiot to translate huh? Pacar saya memberikan alternatif yang spektakuler pada akhirnya. Dia menyarankan agar diterjemahkan sebagai “Drakula yang Tak Terungkap”. Oke saya rasa itu lebih masuk akal dibandingkan terjemahan yang saya buat.

Filmnya bagus keren ceritanya, bagus animasinya, dan ada lanjutannya. Mungkin nanti lanjutannya berjudul Dracula Told, Dracula Begin, Dracula War, Dracula Behind The Scene, atau Dracula Revealed. Kok bego amat ya judul-judulnya? Yang Dracula Revealed lagi-lagi pacar saya yang nemuin, mungkin itu bakal jadi judul yang tepat buat lanjutan Dracula Untold. Saya gak kreatif amat yak.

Filmnya sekitar 1 jam 45 menit. Packed with action, and drama. Sayang sekali tidak ada humor jadi serius banget. Si pemeran utama pangeran atau Prince Vlad mencari kekuatan untuk membela bangsanya, Transylvania, setelah ia menolak untuk memberikan putranya dan 1000 anak laki-laki kepada sultan Turki yaitu Mehmed. Akhirnya ketemu deh tuh sama embahnya drakula, namanya gak tau siapa blm pernah ketemu.

Akhirnya si Vlad minum darah si mbah lalu memiliki kekuatan super. Hebatnya si Vlad bisa berubah menjadi sekumpulan kelelawar. Sumpah deh udah kayak liat film Naruto pas dia ngubah dirinya jadi kelelawar dan balik lagi jadi orang. Coba bandingkan ketika Naruto menggunakan Kagebunshin no Jutsu pasti mirip. Bedanya si Naruto gak perlu nahan birahi kayak Vlad yang nahan birahi untuk minum darah manusia. Kalau minum darah manusia sebelum tiga hari, dia bakal jadi drakula selama-lamanya.

Anyway guys, cieeeehh gaya amat pake anyway kayak nama distro aja. Dracula itu ternyata nama kastil atau julukannya si Vlad. Di film disebutnya vampir, bukan drakula. Jadi drakula itu sebenarnya cuma nama, sedangkan jenis makhluknya adalah vampir. Jadi kalo si Jono jadi makhluk kayak si Vlad disebutnya vampir, bukan drakula. Kalo si Jono tetep disebut drakula nanti si Vlad marah.

Udah ah segitu aja, nonton gih masa baca cerita aja puas.. hehehe

Siapakah Nomor 02149050707? Asuransi? Kartu Kredit?

Bukan hanya yang tertera pada judul saja tetapi juga 02149050787 dan 02149050757. Makhluk apa sih yang nelpon berkali-kali dengan nomor yang mirip-mirip begitu? Manusia bertelepon ganda ato gimana?
Continue reading “Siapakah Nomor 02149050707? Asuransi? Kartu Kredit?”

Cinta yang Kandas Tapi Bermakna

Saya akui, saya beberapa kali selingkuh dan hal itu bukanlah suatu kebanggaan. Ada banyak tawa dan tangisan dalam perjalanannya, selalu jadi pelajaran. Berkelit-kelit, bohong dan dibohongi sudah seperti sarapan sehari-hari. Dari sayang menjadi benci, dari benci menjadi biasa saja, sampai tanpa ada lagi rasa padanya.

Beri saya cinta yang bermakna, tidak membosankan, dan tidak pula kelewatan. Berikan cinta yang memberikan warna pada kanvas hidup saya, entah itu warna darah atau tinta gurita. Kelam. Atau warna biru dan kuning seperti langit dan matahari. Terang.

KANDAS BERMAKNA

Yak! Serius amat bacanya mas, mbak. Yang di atas cuma intermezzo kok. Lanjut yaaa.

Cinta gak boleh stagnan jadi kehidupan yang membosankan. Kalo nggak kita bakal mati. Mati dalam artian, mati rasa. Buat itu cinta jadi penyemangat hidup. Selalu buat dirimu menjadi berenergi untuk menyelamatkan kapal cinta yang lantainya sudah bolong dimasuki air yang dapat menenggelamkannya. Jangan sampai karam. Kalau sudah karam terpaksalah berenang ketepian dan mencari kapal baru untuk mengarungi lautan.

Masalahnya, adakah kapal yang cocok dengan kita? Kalau tidak ada berarti kitalah yang harus mencocokkan diri dengan kapal yang ada. Sulit? Sukurin. Hahaha kalau gak mau yaudah stop mengarungi lautan, dan silakan main di kolam ikan.

Berusahalah berjuang demi cintamu,  jika gagal maka sejarah akan mencatatmu sebagai orang yang telah mencoba namun gagal. Bagi mereka yang tidak mencoba tidak akan punya catatan apa-apa. Mungkin namanya akan hilang ditelan bumi. Oleh karenanya, Cintamu boleh kandas tapi harus ada maknanya entah bagi hidupmu atau hidupnya.

Malem Mingguan di HokBen Jakal

Gak penting banget gak sih judulnya? Ya daripada kelaparan di kamar mending malem mingguan sendirian di HokBen Jalan Kaliurang Jogja, salah-salah ketemu kuntilanak bercadar. Jeng.. jeng..

Tadi sebelum berangkat sempet labil mau bawa laptop gak ya. Ternyata di HokBen yang udah direnovasi ini ada buat colokan listriknya. Langsung terasa penyesalan mendalam seperti seorang ibu tiri yang menyesal telah menyakiti anak tirinya. Sial! Padahal better banget ngerjain kerjaan saya yang bernuansa MVC Laravel dibandingkan di dalam kamar pengap dan tidak ber-AC. Ya sudahlah ini pelajaran bagi saya agar tidak mengkhianati laptop untuk kesekian kalinya.

image

Kali ini saya beli Hoka Hemat 3 seharga Rp17.728 dan Aqua kecil Rp5.910 totalnya Rp26.000 sudah termasuk pajak. Seringnya saya beli Hoka Hemat bukannya karena saya miskin, pelit, atau duafa, tetapi dikarenakan saya menyadari bahwa Tuhan telah memberikan saya perut yang bisa kenyang banget kalo makan Hoka Hemat 3. Mantep to? Pernah di waktu yang telah lampau saya membeli paket yang komplit katakanlah kalo sekarang namanya Premium Set alhasil perut saya sakit. Bukan karena nora gak pernah makan yang rada enak, tapi karena kekenyangan. Bukan saya maruk atau gimana ya, tapi saya gak tega ngeliat makanan sisa. Kasian ngebayangin orang lain yang gak bisa makan di luar sana, terutama di negara-negara miskin benua Afrika.

image

Oh iya, tadi waktu saya bayar dikasir saya menemukan seonggok brosur fotokopian ER-QOSS DJ STUDIO intinya sih nawarin jasa belajar jadi DJ. Basic Mixing Rp1.500.000 12 sessions 2 hours each session + job training. Kalo Turntable class-nya Rp1.300.000 13 sessions 2 hours each session + job training. Kalo paketan keduanya jadi Rp2.250.000 25 sessions 2 hours each session + job training. Nomor kontak hpnya 08579936125 kalau nomor telepon 0274549626, dan nomor PIN BBnya 286AD480. Udah ah capek saya nulisnya. Orang mau bahas HokBen malah bahas sekolah DJ-nya ER-QOSS DJ. Nggak tau kenapa akhir-akhir ini DJ menjadi hal yang banyak dicari di Jogja padahal bukan buronan.

Wahai followerku yang budiman. Sekianlah cerita sebelum saatnya saya tertidur.

Review dan Menu Canting Restaurant Yogyakarta

logo canting yogyakartaTidak secara kebetulan saya makan di restoran bernama Canting ini. Beberapa hari sebelumnya saya telah diinformasikan oleh seorang teman kalau kalau restoran ini memiliki live music dan DJ show. Wow! Kayaknya seru, tapi waktu saya datang kemarin restoran ini tutup jam 23.00. Sayang sekali datangnya di malam Jumat. Oleh karena tenaga kami yang anak muda ini masih kuat maka kami lanjut nongkrong di Cubic, sebuah lounge dan restoran yang lain santer di Jogja. Kok malah jadi bahas Cubic. Gak ada hubungannya.

Continue reading “Review dan Menu Canting Restaurant Yogyakarta”