Layanan Publik dan ‘Corporate’ di Indonesia: kurang “customer oriented”? Bagian 2 (Perusahaan swasta,analisis dan solusi)

Pada post yang sebelumnya telah dipaparkan tentang Layanan Publik BUMN. Kali ini akan dipaparkan lebih ke sudut perusahaan swasta, selamat menyimak.

Continue reading “Layanan Publik dan ‘Corporate’ di Indonesia: kurang “customer oriented”? Bagian 2 (Perusahaan swasta,analisis dan solusi)”

Wanita: antara Pacar atau Sahabat

Pasti di antara para pembaca pria semua, waktu masa berseragam, ada yang pernah PeDeKaTe sama gebetan dengan berbagai cara dan tipu muslihat hingga “korban” (hehe) tersebut mau menjadi pacar kita. Kalo sekarang diinget-inget lagi ato liat anak-anak berseragam saat ini waktu lagi PDKT, pasti ada yang ketawa-tawa sendiri, mengkritik, atau malu.

Tapi klo saya, malah yang muncul tu pandangan bahwa mereka tidak mendapatkan apa-apa dari usahanya… mengapa begitu? Karena:

Continue reading “Wanita: antara Pacar atau Sahabat”

Tentang makna ‘Visi’, ‘Misi’, dan ‘Tujuan’ dalam setiap anggaran dasar suatu kelompok masyarakat

Pasti di antara kalian ada yang mengetahui bahwa sebuah kelompok masyarakat di segala bidang, termasuk keompok usaha perekonomian atau perusahaan hingga perkumpulan olah raga, pasti memiliki sebuah anggaran dasar, sebuah penyataan tentang identitas dan kegiatan yang menjadi ciri, sejarah, dan dasar dari suatu perkumpulan dapat berdiri. Setiap perkumpulan pasti memiliki anggaran dasar, bahkan perkumpulan ibu-ibu dikala arisan. Anggaran dasarlah yang menentukan peraturan, kebijakan, dan arah kurikulum atau dasar kegiatan di setiap perkumpulan.

Disini saya tidak akan membahas isi anggaran dasar yang kebanyakan berbelit-belit. Saya hanya akan membahas tiga hal pokok yang selalu menjadi pembicaraan serius dan panjang dalam merumuskan anggaran dasar, yaitu Visi, Misi, dan Tujuan. sebelum membahas arti dan makna dari ketiganya, saya akan memceritakan suatu pengalaman menarik dikala saya melihat banyaknya perusahaan, sekolah, universitas, bahkan organisasi besar, membuat ketiganya dengan bahasa yang maknanya hampir mirip. saya ambil contoh, visi, misi, dan tujuan dari Universitas Gadjah Mada (gak ada maksud mengejek, hanya menjadikannya sebagai contoh dan kebetulan saya tahu persis implikasi dan implementasinya, karena saya juga kebetulan almamater UGM). berikut adalah kutipan langsung dari situs UGM.

Continue reading “Tentang makna ‘Visi’, ‘Misi’, dan ‘Tujuan’ dalam setiap anggaran dasar suatu kelompok masyarakat”

Layanan Publik dan ‘Corporate’ di Indonesia: kurang “customer oriented”?

Apa yang membuat Apple, yang katanya merintis karir lewat membajar User Interfacenya Xerox, menjadi sebuah perusahaan raksasa penghasil gadget berteknologi tinggi dan eksklusif? atau apa yang membuat pelayanan jasa publik di Jepang begitu rapi dan teratur sehingga masyarakatnya merasa nyaman bepergian tanpa menggunakan mobil pribadi? Hal itu disebabkan karena mereka menekankan pada pelayanan berdasarkan kepuasan konsumen….agak berbeda orientasi jika melihat perbedaan dari perusahaan swasta dan perusahaan negara..

  1. Perusahaan swasta butuh kepuasan konsumen demi keuntungan yang berkelanjutan dengan menjadi merek yang terpercaya.
  2. Perusahaan negara memang diharuskan untuk melayani setiap warga negaranya dengan baik, sehingga sudah menjadi kewajibannya untuk melayani dengan baik

Agak jauh diluar idealisme pelayanan korporasi seperti diatas, saya mo ambil beberapa contoh sebagai indikator, bahwa “apakah perusahaan-perusahaan di Indonesia, baik BUMN atau swasta, sudah berorientasi pada kepuasan konsumen? Dikarenakan adanya pembedaan tersebut diatas,  maka dalam tulisan ini saya baru akan membahas perusahaan negara terlebih dahulu.

Continue reading “Layanan Publik dan ‘Corporate’ di Indonesia: kurang “customer oriented”?”

Indonesia dan Tiga Besar Negara Terbesar

Sudah sejak lama saya merasa, entah curiga, penasaran, atau malah bertanya-tanya dengan manusia-manusia Indonesia. Negara ini sangat mirip dengan Cina atau India dalam mendongkrak perekonomian dan perkembangannya di segala bidang. Semua berdasarkan kesimpulan bahwa:

  1. Indonesia termasuk lima besar negara berpenduduk terbanyak di dunia (setelah Cina, India, dan Amerika Serikat).
  2. ketiga negara sebelumnya : Cina. India, dan Amerika Serikat, adalah negara yang besar, terpadat, dan maju secara ekonomi.

Indonesia pun sangat mirip dengan Cina, India, dan Amerika Serikat kesenjangan sosialnya sangat tajam sekali. Saya pernah merasa bingung ketika menyebut negara ini kaya atau miskin.

Kalau dibilang miskin, ada banyak orang Indonesia yang punya mobil mewah. Mercy S class, Jaguar S type, mazda RX-8, lancer evo 10, bahkan ada yg punya Ferarri atau Porsche, minimal Camry ato Accord tu yang bawa ibu-ibu, gimana yang bapak-bapaknya dan itu baru mobil. Sedangkan di lain sisi, ada yg penghasilannya maksimal 40-100 ribu sebulan, kendaraannya cuma becak, sepeda onthel, atau gerobak.

Continue reading “Indonesia dan Tiga Besar Negara Terbesar”