Akhirnya Flashdisk Cruzer Kembali ke Tangan Ini

Beberapa waktu yang lalu saya sempat mengalami kehilangan flashdisk. Saya telah meninggalkan flashdisk tersebut di ruang kuliah nomor B303. Sewaktu saya pulang, saya baru menyadari bahwa saya telah kehilangan flashdisk. Keesokan harinya saya pergi ke fakultas untuk menanyakan kepada petugas yang membereskan ruangan B303. Ternyata, pada ruangan tersebut tidak ditemukan adanya flashdisk saya. Dari sini saya berasumsi flashdisk tersebut telah hilang karena jatuh atau lupa tempat meletakkannya.

Continue reading “Akhirnya Flashdisk Cruzer Kembali ke Tangan Ini”

Sebal Melihat Rambut dan Bulu Kaki Rontok

Duh, kenapa sih setiap pagi saya harus melihat rambut dan bulu kaki rontok di lantai? Saya tidak menyukainya karena selain membuat kamar saya kotor, hal ini juga membuat saya harus menyapu kamar setiap pagi, padahal tidak ada debu berarti di kamar saya. Huh Huh 👿 Memang sih, bulu kaki saya banyak, tapi kok pada rontok yah? 😮

Setiap pagi saya selalu melihat pemandangan yang kurang enak di lantai karena rambut dan bulu saya yang rontok. Bangun pagi yang seharusnya segar, nikmat, dan semangat, malah jadi malas dan muak. 👿

Continue reading “Sebal Melihat Rambut dan Bulu Kaki Rontok”

Pak Hidayat Nur Wahid Makan Di Lombok Ijo Yogyakarta?

Hari ini, minggu malam jam 20.45, saya makan di Lombok Ijo Yogyakarta. Sebelumnya, saya ingin makan ikan cucut bakar di sebuah rumah makan sekitar jalan Kaliurang km 6, tetapi dikarenakan ikan cucutnya habis, maka saya mencari alternatif. Namun, saya bingung memikirkan apa yang hendak saya makan malam ini. Saya memikirkan mulai dari SS (Spesial Sambal), Poca (Pondok Cabe), Soto Colombo, sampai Sate Madura dan saya pun bingung (ga bingung-bingung amat sih..), tiba-tiba kekasih saya nyeletuk “di Lombok Ijo aja..” Oh iya tadi sebelum ke restoran seafood, saya sempat berpikir untuk pergi ke Lombok Ijo. Dengan demikian, saya pergi ke Lombok Ijo.

Perjalanan panjang dari jalan Kaliurang km 6, lalu menelusuri Ring Road utara, jalan Affandi (Gejayan), dan jalan Laksda Adisucipto (jalan solo), membawa kami straight to the Lombok Ijo Restaurant (apanya yang straight!? Orang jalannya belok-belok begitu.. kena lampu merah pula). Saya pun masuk ke gerbang Lombok Ijo, eh tiba-tiba suara tukang parkir “kanan mas, kanan mass..!” Saya pun ke kanan, eh tuh tukang parkir bilang untuk ke 3 dan 4 kalinya “mas.. kanan mas! Kanan mas..!” Saya bales “Iyeeeeeee sabarrrr..” 👿 Dan dalam hati pun ngedumel “emang gw budeg apa ya?!” 👿

Continue reading “Pak Hidayat Nur Wahid Makan Di Lombok Ijo Yogyakarta?”

Dari Kuliah Sampai Bubur Ayam Syarifah

Walhasil, saya telah bangun dengan rasa ngantuk yang luar biasa pagi ini, soalnya tadi malam tidur sekitar jam 01.30. Meskipun rasa ngantuk itu memberatkan saya untuk beranjak dari kasur dan dinginnya udara pagi, tetap saja saya harus bangun untuk kuliah filsafat barat pra-modern pagi tadi. Untuk melawan rasa ngantuk, saya coba duduk dan bermain gitar. Hasilnya, saya tetap ngantuk, tetapi mata jadi lebih terbuka dan konsentrasi berangsur-angsur terkumpulkan. Akhirnya, saya mandi lalu berangkat kuliah.

Kuliah pagi ini cukup menarik karena ada “dongeng” dari dosen. Dalam dongeng tersebut adalah isi bukunya Plato yang berjudul, kalau tidak salah, Apodia. Dongengnya menceritakan tentang perjalanan hidup gurunya Plato yaitu Sokrates. Bagian yang paling menarik adalah ketika Sokrates hendak dihukum mati dengan minum racun, ternyata Sokrates meminum racunnya itu sendiri dengan ikhlas. Mungkin, hal ini diceritakan karena biasanya orang yang divonis hukuman mati dengan minum racun, akan dipaksa diminumkan racunnya kepada sang tervonis mati, sedangkan Sokrates meminumnya sendiri. Bahkan, Sokrates meminta saran dan petunjuk dari petugas tentang cara meminum racun yang benar supaya matinya bisa cepat.

Continue reading “Dari Kuliah Sampai Bubur Ayam Syarifah”

Kos Blok C17 Midnight Song

Hahuahauhuha.. malam ini begitu seru, kamar sebelah menyetel berbagai lagu (mp3) dari laptopnya. Ada salah satu mp3 bajakan yang tidak sengaja tersetel adalah lagunya Kerispatih yang berjudul Aku Harus Jujur. Lho, dari mana taunya bahwa itu lagu bajakan? Soalnya saya dengar ada suara seperti digital signature seperti suara iklan lewat dan itu pun terjadi berkali-kali hauhauhaua 😎

Namun, saya merasa sangat terhibur dengan midnight song yang telah dimainkan seperti lagu dari Kerispatih, Geisha, Glenn, d’allays, dan lain-lain. Rasa terhibur tidak hanya disebabkan oleh lagu-lagu tadi, tetapi juga ada salah satu jenis lagu yang membuat saya dan beberapa anak kosan tertawa terbahak-bahak, lagu apakah itu? Lagu discodut tepatnya. DJ atau MJ kamar sebelah saya tidak sengaja menyetelnya mungkin karena tidak ada judul. Sialnya lagi, midnight song yang dimainkan dari jam 22.30-00.23 ini menggunakan pengeras suara atau amplifier. Oleh karena itu, tidak heran jika seluruh anak kos bisa mendengarkannya hauhauahuahau..

Continue reading “Kos Blok C17 Midnight Song”